Erislandy Membutuhkan Golovkin Sebagai Lawannya

Erislandy Membutuhkan Golovkin Sebagai Lawannya

Erislandy Lara menilai dirinya pantas jadi lawan Gennady Golovkin, karena bisa membuat Saul Canelo Alvarez kesulitan saat bertarung dua tahun lalu jadi alasan utamanya. Padahal, kedua petarung tersebut sudah menunaikan kewajibannya menggelar duel pertahanan gelar. Canelo sudah menang sensasional atas Amir Khan, sementara Golovkin menumbangkan Dominic Wade.

Keputusan Canelo pun melowongkan sabuk WBC membuat negosiasi terhambat. Meski demikian, kubu GGG beberapa waktu lalu sempat menyatakan tetap menunjuk petinju Meksiko sebagai lawan dan siap menggelar negosiasi keduanya Juni nanti.

Sebagai pemilik empat sabuk di kelas menengah, WBA/WBC/WBO/IBF, Govolkin jadi buruan banyak saingannya. Salah satunya adalah Lara, yang sempat dirobohkan Canelo 2014 lalu. Ketika itu, Lara kalah split decision melawan Canelo di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas dengan skor 113-115, 111-117, dan 115-113. Kekalahan itu membuatnya menelan dua kali kekalahan sepanjang kariernya.

Namun dalam empat pertarungan terakhir, Lara selalu menang dengan rincian tiga kali unanimous decisions (menang mutlak) dan sekali KO. Rekor kemenangannya pun jadi 23 menang, 2 kalah, dan 2 kali imbang. Tak ayal Lara mulai berani menantang urat syaraf kepada Golovkin dengan menyatakan siap jadi lawan yang pantas.

“Saya tenang sebab saya melakukan yang terbaik untuk tetap menang, tapi bukan rahasia jika anda punya sosok yang tepat untuk melawan Gennady Golovkin. Saya petarung yang bisa memberikan banyak masalah untuknya, seperti yang saya lakukan kepada Canelo. Saya juga bisa melakukan hal serupa kepada Daniel Jacobs,” tutur Lara dikutip Boxing Scene, Selasa (31/5).

“Ini bukan waktunya untuk Guillermo Rigondeaux atau Yuriorkis Gamboa. Kami perlu melewati semua tantangan, kami perlu melawan yang terbaik dan sekarang (yang mengaku terbaik) tidak ingin melawan kami. Saya kira orang akan melupakannya jika dia mengambil lawan mudah. Dia butuh saya,” tambahnya.