Dunia Tinju Kecam Rencana Mayweather Jr. Sebagai Lelucon Tak Menarik

Dunia Tinju Kecam Rencana Mayweather Jr. Sebagai Lelucon Tak Menarik

Kecaman terhadap rencana Floyd Mayweather Jr melawan Anred Berto, 12 September, belum reda. Disebut sebagai duel lelucon tak menarik dan strategi Mayweather mengakhiri karir bebas risiko.

Sejak TMZ Sports melaporkan juara kelas welter tak terkalahkan itu berencana melawan Andre Berto, yang kemungkinan menjadi pertarungan yang terakhir, Mayweather dianggap tidak serius.

Berto memang mantan pemegang gelar juara, tapi pertarungan masa lalunya bukanlah ancaman serius untuk mengalahkan Mayweather.

Spekulai beredar, pertimbangan Mayweather hanya mencari lawan yang mudah dikalahkannya. Dengan begitu ia tidak akan berisiko kehilangan rekor sebagai petinju tak terkalahkan di akhir karirnya.

Mayweather pertama menjatuhkan pilihan antara Berto dan Karim Mayfield, pada konferensi pers. Wartawan pada awalnya berpikir Maywether bercanda.

Mantan juara kelas welter Shane Mosley merasa jijik benar ketika seorang wartawan ESNews menyebutkan kemungkinan Mayweather melawan Berto. “Oh My God,” katanya.

“Itu bukan pertarungan. Saya tidak tahu itu akan jauh lebih buruk dari Manny Pacquiao. Saya tidak yakin. Tapi, saya tidak berbicara lagi tentang hal itu.”

Victor Ortiz, yang kalah dari Mayweather pada 2011, menggambarkan rencana pertarungan itu “memalukan”. Mayweather memilih melawan lawan tingkat rendah. “Tidak usah menunggu sampai September, ia seharusnya pensiun sekarang,” katanya.

“Itu memalukan, bro. Itu bukan bertarung. Saya tidak memiliki rasa hormat untuk itu. Jika tetap berlangsung, saya akan mengatakan banyak hal-hal buruk.”

Petinju aktif bukan satu-satunya orang yang mengkritik Mayweather. Mantan juara kelas menengah Marvin Hagler mengatakan, dalam duel Mayweather lawan Berto, penonton layak dibayar untuk datang melihat.

Mantan juara pemegang gelar empat divisi, Erik Morlaes juga mengkritik keras keputusan Mayweather itu. Pertarungan itu hampir dipastikannya tidak akan ada yang ingin menonton.

Ketika berbicara dengan ESPN Deportes, ia mengatakan, pertarungan itu hanya menarik bagi mereka, tetapi tidak untuk kita. Berto dikalahkan oleh Víctor Ortiz, Ortiz tersingkir oleh Maidana, dan Maidana didominasi oleh Mayweather …

“[Pertarungan dengan Berto adalah sesuatu] saya tidak mengerti. Tapi ia memang tidak ingin mengambil risiko. Ia tidak pernah ingin mengambil risiko. Dan, ia tidak ingin mengambil risiko sekarang.”