Didakwa Gunakan Obat Terlarang, Tyson Fury Lakukan Perlawanan Hukum

Didakwa Gunakan Obat Terlarang, Tyson Fury Lakukan Perlawanan Hukum

Berita Tinju: Tyson Fury, juara tinju kelas berat dunia, yang didakwa oleh badan anti-doping Inggris atas dugaan penggunaan obat peningkat performa beberapa waktu lalu, menggugat balik pihak yang berwenang tersebut.

Juara dunia tinju kelas berat Tyson Fury menggugat badan antidoping dan pihak berwenang tinju Inggris atas tuduhan terhadapnya untuk menggunakan obat peningkat performa.

Tyson Fury, petinju 27 tahun, didakwa dengan pelanggaran penggunaan doping oleh badan antidoping UK pada 24 Juni setelah tes sampel urine yang diambil pada bulan Februari 2015, tepat sembilan bulan sebelum ia mengalahkan Wladimir Klitschko untuk memenangkan gelar dunianya, diduga menunjukkan jejak zat terlarang nandrolone.

Namun, tim hukum Tyson Fury mengatakan hasil tes pada sampel yang diambil pada bulan Maret dan Mei 2015 itu tidaklah cocok. Sepupu petinju kelas dunia tersebut, Hughie Fury, yang juga seorang petinju, juga tengah didakwa.

Tim hukum pasangan Fury mengatakan “Tim Fury” telah memulai proses hukum di Pengadilan Tinggi.

“Kedua petinju tersebut dengan kerasnya menyangkal telah mengonsumsi obat peningkat performa seperti yang dituduhkan. Namun, selama lima minggu terakhir, bocornya kabar mengenai dakwaan ini telah muncul di media dan kedua petinju itu telah menjadi target penghinaan yang terus-menerus di Twitter,” kata pengacara Lewis Power dalam sebuah pernyataan.

UKAD menolak berkomentar pada hari Selasa. Tim hukum Fury mengatakan penilaian sementara diperkirakan sebelum pertandingan ulang Tyson Fury dengan petinju asal Ukraina pada bulan Oktober mendatang.

Fury mengalahkan Klitschko, 40, pada bulan November 2015 untuk memenangkan gelar juara kelas berat WBA dan WBO.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *