Deontay Wilder Kritik Promotor Anthony Joshua

Deontay Wilder Kritik Promotor Anthony Joshua

Berita Tinju: Deontay Wilder (38-0, 37 KO) ingin segera mewujudkan pertarungan dengan Anthony Joshua (19-0, 19 KO). Wilder menyatakan bahwa Eddie Hearn selalu mengulur waktu dalam bernegosiasi untuk mewujudkan pertarungan antara dia dan Joshua.

Joshua akan bertarung tanggal 28 Oktober di Cardiff untuk menghadapi Kubrat Pulev dalam laga wajib mempertahankan gelarnya. Sedangkan Wilder akan bertarung seminggu setelah laga Joshua tersebut.

Wilder akan menjalani laga wajib pertahanan gelar melawan Bermane Stiverne setelah WBC melarang Luis Ortiz melawan Wilder karena gagal dalam tes doping. Laga Wilder versus Stiverne akan digelar tangal 4 November di Barclays Center kota New York.

Wilder mendapatkan gelar WBC-nya pada Januari 2015 saat duel pertama dengan Stiverne. Wilder menang angka dalam laga tersebut dan sampai saat ini Stiverne adalah satu-satunya petinju yang mampu memaksa Wilder bertarung hingga 12 ronde. Namun untuk laga mendatang sang petinju yang berjulukan “Bronze Bomber” berjanji akan menghajar Stiverne dan akan menang KO.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Eddie Hearn meprediksi bahwa Joshua akan menang KO atas Wilder dalam 3 ronde. Wilder ingin agar Hearn membuktikan kata-katanya dan segera mewujudkan pertarungan tersebut.

“Eddie Hearn berkata bahwa petinjunya akan meng-KO saya dalam 3 ronde, jadi mengapa ia tidak segera mewujudkan pertarungan itu? Jika anda begitu percaya diri, mengapa anda mengulur waktu? Mengapa anda menatap dan menilai saya? Karena anda takut padaku. Semua orang takut padaku. Saya akan segera menyatukan semua gelar di divisi ini,” kata Wilder kepada Sky Sports.

Hearn pernah berkata bahwa ia berencana menggelar laga penyatuan gelar itu pada musim panas tahun depan, tapi Joshua dalam sebuah wawancara menyatakan bahwa laga itu tidak akan digelar dalam waktu dekat.