Deontay Wilder, Jika Mau Menang, Tyson Fury Butuh Paman Peter

Deontay Wilder, Jika Mau Menang, Tyson Fury Butuh Paman Peter

Berita TinjuJuara kelas berat WBC, Deontay Wilder, menyatakan Tyson Fury butuh didampingi pamannya, Peter Fury, jika ingin menang saat mereka bertarung pada 1 Desember mendatang.

Wilder dan Fury akan saling jajal kekuatan dalam laga di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat pada akhir tahun ini.

Wilder menjalankan perang urat syaraf dengan berkomentar bahwa Fury butuh pelatih lama yang juga pamannya, Peter Fury, jika ingin memenangkan laga yang rencananya digelar pada akhir tahun 2018 itu.

Sang paman, Peter Fury, berada di sudut ring saat Tyson Fury menundukkan Wladimir Klitschko, pada November 2015. Kemenangan tersebut sangat mengejutkan karena Klitschko saat itu berstatus raja kelas berat dan menyandang empat sabuk juara kelas berat.

Namun untuk kerja sama paman dan kemenakan itu tak berlangsung lama, setelah melawan kitschko, keduanya memutuskan berpisah dengan alasan yang tak diketaui atau tidak jelas.

“Saya merasa bahwa Peter adalah bagian dari sukses Fury menundukkan Klitschko,” kata Wilder.

“Dia tak cuma melancarkan perang psikologis kepada Klitschko, yang merupakan taktik luar biasa namun dia juga berhasil masuk ke kepalanya,” papar Wilder.

“Kami tahu tinju itu lebih ke pertarungan mental dibanding fisik. Dan untuk bisa meraih kemenangan petinju harus bisa masuk ke pikiran lawannya,” papar petinju asal AS ini.

“Saya tak tahu alasan di balik perpecahan mereka (Peter Fury dan Tyson Fury) namun menurut saya dia sangat butuh Peter untuk pertarungan ini,” katanya.

Namun Fury menegaskan, perang urat syaraf yang dilancarkan Wilder tak berpengaruh terhadap dirinya. Dia justru menuding Wilder yang ketakutan.

“Secara mental dia pasti terganggu karena di kepalanya dia selalu memikirkan saya saat ini,” kata Fury.

“Saya pikir dia tak tahu apa yang akan dilakukannya karena hal seperti ini belum pernah terjadi padanya. Dia tak pernah menghadapi lawan seperti saya, yang selalu bicara dan pernah tampil di partai akbar,” ungkapnya.

“Ini semua baru baginya. Dia belum pernah tampil di pertarungan besar,pertarungan akbar,” Fury menambahkan.

“Saya memang hanya pernah sekali melakukannya (pertarungan bear) namun setidaknya saya pernah melakukannya dan saya pernah pernah bertarung di kejuaraan akbar,” tutur petinju asal Manchester, Inggris ini.

“Hingga sekarang dia belum pernah menjalani pertarungan besar,” imbuhnya. “Namun seluruh perang urat syaraf yang dilancarkannya sama sekali tak berpengaruh bagi saya,” ungkapnya.

“Saat Anda di ring, sudah terlambat untuk menebak lawan. Anda sudah harus langsung bertarung. Ini hanya soal mengekspresikan perasaan kita kepada lawan,” kata Fury lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *