Cotto Unggulkan Alvarez Kalahkan Golovkin

Cotto Unggulkan Alvarez Kalahkan Golovkin

Mantan juara tinju dunia empat kelas berbeda, Miguel Cotto, menyatakan bintang Meksiko Saul “Canelo” Alvarez harus melakukan penyesuaian agar bisa keluar sebagai pemenang saat menghadapi juara kelas menengah IBO, WBC, WBA Gennady Golovkin dalam laga ulang di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu (15/9) mendatang. Namun Cotto yakin Canelo bisa menaklukkan Golovkin.

Cotto menyatakan publik di Las Vegas sangat jarang yang mengenal tinju dengan mengandalkan teknik dan permainan yang bagus. Namun ini justru bisa menjadi strategi Canelo melawan GGG, dan bukannya menerapkan strategi terus menyerbu seperti banyak disarankan.

Banyak yang memberi saran kepada Canelo agar lebih banyak melontarkan pukulan untuk menunjukkan dirinya lebih unggul. Petinju berusia 28 tahun itu memang bertekad untuk menang telak atau bahkan memukul KO Golovkin.

“Akan sulit menebak siapa yang akan memenangkan pertarungan ini. Saya akan duduk dan menikmati pertarungan. Saya paham dan saya tahu Canelo akan menghilangkan semua kesalahan yang dia lakukan pada pertarungan pertama dan dia akan menunjukkan cara bertarung yang cerdik dalam laga kali. Saya pilih Canelo akan memenangkan laga ini,” kepada ESPN Deportes.

Cotto pernah bertemu Canelo pada November 2015, di Mandalay Bay, Las Vegas. Saat itu Canelo menang angka dalam pertarungan 12 ronde sekaligus menyabet gelar juara kelas menengah WBC. Dia kemudian melepaskan gelar itu setahun kemudian lantaran badan tinju dunia itu mewajibkannya untuk menghadapi Golovkin.

Cotto, yang pernah menyandang kelar juara dunia kelas welter junior, welter, menengah junior , dan menangah, memutuskan pensiun dari tinju profesional pada Desember tahun lalu setelah kalah menghadapi Sadam Ali.

Golovkin dan Canelo bertemu untuk pertama kalinya pada September 2017 lalu. Saat itu laga berakhir imbang. Namun Cotto memperkirakan pertarungan untuk kedua kalinya ini akan berbeda.

“Ini akan jadi pertarungan yang sulit dan sama rumitnya dengan pertarungan pertama. Saya tahu siapa yang mempelajari pertarungan pertama dengan cermat dan bisa melihat kelemahan lawannya akan menjadi pemenang dalam laga ini,” ujar Cotto.

“Mari kita berharap laga yang hebat seperti pertemuan pertama bakal terulang dan mari berharap keputusannya adil dan membuat semua publik puas,” paparnya.