Calon Dunia Tinju Kelas Berat, Muhammad Ali, Meninggal Dunia Di Usia 74 Tahun

Calon Dunia Tinju Kelas Berat, Muhammad Ali, Meninggal Dunia Di Usia 74 Tahun

Berita Tinju: Siapa tak kenal Muhammad Ali? Seorang ikon tinju dunia, legenda tinju dunia, sosok penting di era modern. Muhammad Ali, mantan juara dunia tinju kelas berat, dan salah satu olahragawan paling berpengaruh di dunia itu, menghembuskan nafas terakhirnya di usia 74 tahun, setelah 32 tahun bertarung dengan komplikasi Parkinson yang dialaminya.

Ali, pensiun dari dunia tinju professional pada tahun 1981, yang mana tiga tahun kemudian pada tahun 1984, ia mulai menderita Parkinson. Hari-hari terakhirnya menjelang kematian, Ali sempat dilarikan ke rumah sakit di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, dengan keluhan sesak napas.

Laporan menyatakan bahwa kesulitan Ali dalam bernapas adalah merupakan komplikasi kelainan syaraf, yang berhubungan dengan penyakit Parkinson. Sebuah pernyataan dari juru bicara, Bob Gunnel, mengatakan: “Muhammad Ali akan dimakamkan di kampong halamannya, Louisville, Kentucky.”

“Keluarga Ali sangat menghargai dan berterima kasih kepada semua orang, yang menyampaikan bela sungkawa, doa, serta dukungan moril, serta memohon privasi bagi keluarga yang berduka dalam waktu-waktu ini.”

Manajer majalah Boxing mengatakan kepada Sky News: “Dunia telah kehilangan seorang ikon.sebagai petinju, dia adalah salah satu yang terbaik sepanjang masa,” kata Frank Warren. “Bukan hanya itu, tetapi ia telah melintasi dan menembus batas mainstream dan menjadi lebih besar dari sekedar olahraga tinju itu sendiri. Mungkin ia adalah salah satu orang yang paling dikenal di seluruh dunia.”

Promotor Kellie Maloney menambahkan: “Muhammad Ali adalah seorang yangberdiri di atas prinsipnya sendiri, dan berpegang teguh kepadanya. Ia membawa pemerintahan Amerika dan membantu komunitas kulit hitam di Amerika. Ia meyakini beberapa hal dan ia amat berjuang atas hal yang ia yakini itu. Dan ia selalu berdiri untuk hal itu.”

Terlahir pada Januari 1942, dengan nama Cassius Marcellus Clay Jr, sebuah nama yang pada abad 19 amat identik dengan perburuhan. Legenda tinju ini mengganti namanya menjadi Muhammad Ali, setelah ia memilih untuk memeluk agama Islam.