Bellew Minta Haye Untuk Pensiun

Bellew Minta Haye Untuk Pensiun

Berita Tinju: Tony Bellew mengaku telah meminta kepada David Haye (37 tahun), untuk tak lagi bertinju sebelum dia mengalami kerusakan permanen akibat olahraga adu jotos ini. Bellew mengingatkan Haye bahwa usianya sudah tak mendukung lagi untuk menggeluti olahraga keras ini.

Pada pertarungan Sabtu (5/5) atau Minggu dini hari WIB, Bellew kembali berhasil menghentikan perlawanan Haye. Jika pada pertemuan pertama Maret tahun lalu, dia butuh hingga 11 ronde maka dalam pertarungan Sabtu lalu Bellew berhasil tiga kali membuat lawannya itu terjatuh sebelum mengakhiri laga pada ronde kelima.

Bellew sendiri rela naik dari kelas penjelajah untuk menjalani pertarungan ini.

Banyak yang menyebut kekalahan Haye lebih disebabkan karena cedera Achilles yang dialaminya pada ronde keenam. Setelah laga itu, Haye menjalani operasi dan memecat pelatihnya Shane McGuigan, karena sang pelatih memintanya untuk pensiun dari olahraga beladiri ini.

Haye kemudian mengangkat pelatih asal Kuba, Ismael Salas, yang pernah bekerja dengan banyak petinju termasuk Jorge Linares.

Meski mengalami kekalahan kedua secara beruntun dalam kariernya, Haye ternyata belum memberikan sinyal untuk pensiun, setidaknya saat ini. Dia juga menolak untuk mengungkapkan bahwa dirinya tak akan bertinju lagi.

Namun, Bellew ternyata mengkhawatirkan kondisi lawan yang telah dua kali dikalahkannya ini. Dia khawatir Haye akan mengalami kekalahan lebih besar oleh petinju yang memiliki pukulan yang lebih keras.

“Kami berhadapan dalam jarak dekat dan saya memukulnya dengan keras,” ujar Bellew. “Dia belum pernah terjatuh di lantai seperti setelah mendapat pukulan di dagu. Wladimir Klitschko bahkan tak membuatnya seperti itu,” ujar Bellew lagi.

“Perkataan pertama saat dia memeluknya bahwa saya sudah menghabisinya. Saya lalu berkata kepadanya untuk berhenti (tak bertinju lagi),” papar Bellew.

“Ini permainan anak muda. Anak muda yang menjadikan dia sebagai teladan. Tinju tidak cocok bagi mereka yang berusia di atas 35 tahun karena mengandalkan refleks dan pukulan keras,” paparnya.

“Semua atribut yang disandangnya sebagai petinju kelas berat kini sudah tak ada lagi. Jangan hancurkan kariernya. Dia petinju hebat dan saat turun akan memiliki sejarah yang lebih baik dibanding saya,” kata Bellew.