Bellew Akui Kalahkan Haye Sambil Menahan Rasa Sakit

Bellew Akui Kalahkan Haye Sambil Menahan Rasa Sakit

Berita Tinju: Tony Bellew memang berhasil menjatuhkan David Haye dalam pertarungan tinju kelas berat, Sabtu (4/3). Namun, petinju berusia 34 tahun itu mengakui Haye sebagai lawan yang sangat tangguh. Bellew bahkan mengalami retak tulang tangan kanan di ronde-ronde awal pertarungan yang digelar di O2 Arena, London itu.

Bellew berhasil menghentikan perlawanan Haye pada ronde ke-11. Dalam pertarungan sesama petinju Inggris itu, Haye terus-menerus mendapat pukulan. Cedera kaki yang dialami Haye juga membuat Bellew di atas angin sampai akhirnya pelatih lawan melemparkan handuk ke ring tanda meminta pertarungan dihentikan.

Namun Bellew juga ternyata cukup menderita. Dia bertarung sambil menahan rasa sakit di tangan kanannya. Bellew pun mengaku dirinya merasa takut saat memasuki ring.

“Saat memasuki ring, saya merasa ketakutan untuk pertama kalinya dalam hidup saya,” ungkapnya.

“Namun, saya berhasil mengatasi rasa takut itu karena saya tak boleh menyerah,” papar petinju kelahiran Liverpool ini.

“Saya mendapat pukulan lebih keras dibanding yang pernah saya alami sepanjang hidup saya. Namun saya seorang scouser (berasal dari kota Liverpool yang meliputi area pinggiran Merseyside). Saya pantang menyerah,” ungkap Bellew.

“Saya tak mau terus melakukan hal seperti ini karena ini sangat berat. Hal yang saya inginkan adalah tetap sehat untuk membesarkan anak-anak saya dan melihat mereka menua,” ungkapnya.

Saat konferensi pers menjelang pertarungan ini, kedua petinju sempat bertengkar bahkan adu jotos. Ini berbeda dengan setelah pertarungan ini. Kedua petinju menunjukkan respek satu sama lain.

Setelah laga ini, Bellew harus memutuskan akan mempertahankan gelar kelas penjelajah WBC atau tetap di kelas berat, yang membuatnya mengoleksi dua gelar juara dunia di dua kelas berbeda.

Bellew mengatakan dirinya membutuhkan waktu untuk memastikan masa depannya. Namun, promotor Eddie Hearn mengungkapkan dirinya sudah didekati oleh dua juara kelas berat dari organisasi tinju berbeda yakni Deontay Wilder (WBC) serta pemegang gelar WBOJoseph Parker.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *