Badou Jack Lepas Gelar Juara Yang Baru Sebulan Disandang

Badou Jack Lepas Gelar Juara Yang Baru Sebulan Disandang

Berita Tinju: Badou Jack memutuskan untuk melepas gelar juara tinju dunia kelas berat ringan hanya sebulan setelah dia menyandangnya. Dia melakukannya karena berdasarkan perjanjian dengan sang promotor dia memang harus melepas gelar ini.

Jack mengirimkan surat kepada World Boxing Association (WBA) soal keputusannya untuk melepas gelar juara kelas 175 pound tersebut, Senin (5/9). Petinju asal Swedia ini menggondol sabuk juara kelas berat ringan setelah menang KO pada ronde kelima atas petinju Wales, Nathan Cleverly.

Pertarungan ini masuk sebagai partai tambahan dalam laga Floyd Mayweather vs Conor McGregor di T-Mobile Arena, Las Vegas. AS pada 26 Agustus lalu.

Penentuan soal kapan dilakukannya pertarungan wajib untuk mempertahankan gelar dijadwalkan Senin (25/9). Calon lawan yang akan dihadapinya adalah Dmitry Bivol dari Rusia. Namun Jack lebih memilih melepaskan gelarnya karena ada tawaran pertarungan lain yang lebih menjanjikan.

Kepada ESPN, Jack menuturkan bahwa keputusan melepas gelar itu merupakan bagian dari kontraknya saat kontrak pertarungan dengan Cleverly disepakati. Menurutnya, CEO Mayweather and Mayweather, Leonard Ellerbe, memiliki ide pertarungan lain untuknya dan itu bukan melawan Bivol.

“Mereka tengah bekerja untuk seuatu yang besar bagi saya, jadi saya hanya diminta bersabar,” kata Jack yang kini berusia 33 tahun

“Ini perjanjian di antara kami dan saya harus melepaskan gelar yang saya raih setelah menundukkan Cleverly. Kami harus melepaskan gelar itu meski saya menang atas Cleverly,” imbuhnya.

Meski berasal ari Swedia, Jack (22-1-2, 13 KO) lebih sering bertarung di Las Vegas, Amerika Serikat. Di sini dia berkesempatan bertarung melawan petinju-petinju andal.

Jack juga menegaskan, pengunduran diri ini bukan berarti dirinya takut menghadapi Bivol (11-0, 9 KO). “Saya tidak takut mnghadapi petinju yang baru bertarung 11 kali. Lihatlah petinju yang saya lawan (Cleverly). Promotor saya tengah menjajaki sesuatu yang lebih besar dan lebih baik untuk diri saya.

Jack yang juga mantan juara kelas menengah super ini juga pernah menanggalkan gelarnya saat menghadapi laga penyatuan gelar melawan James DeGale pada Januari lalu. Saat itu dia melakukanya dengan alasan ingin naik kelas ke berat ringan.

Jack juga pernah menghadapi Anthony Dirrell, George Groves, dan Lucian Bute. Kni dia ingin menandatang juara duni kelas berat ringan Adonis Stevenson (29-1, 24 KO), petinju yang memiliki pukulan keras dari Montreal, Kanada.

“Saya tengah menunggu apa yang akan saya hadapi dalam laga mendatang. Saya siap menghadapi siapa pun asalkan bayarannya cocok,” kata Jack.

Saya ingin bertarung dengan Adonis Stevenson. Dia punya nama besar, dia mungkin memiliki nama paling besar di kelas berat ringan setelah Andre Ward pensiun. Jika ada pertarungan dengan bayaran lebih besar, berikanlah pertarungan itu kepadaku. Jika yang harus saya hadapi adalah mantan juara (Sergey) Kovalev, maka datangkanlah ia.”

Jack menyatakan siapa pun yang akan dia hadapi namun pertarngan mendatang diperkirakan akan digelar Desember 2017 atau Januari 2018.

“Saya tetap bersabar,” katanya. “Saat Floyd menjanjikan kepada saya pertarungan memperebutkan gelar kelas berat ringan maka dia akan memberikannya kepada saya,” ungkapnya.

“Dia selalu memenuhi janjinya. Tugas saya adalah berlatih dan bersiap turun di laga berikutnya. Namun saya ingin bertarung melawan petinju dengan nama terbesar dan terbaik dalam tinju kelas berat berat ringan,” kata Jack.