Andre Ward Jagokan Canelo Kalahkan Golovkin

Andre Ward Jagokan Canelo Kalahkan Golovkin

Eks petinju asal Amerika Serikat itu sangat yakin Canelo akan menang dalam tarung rulang melawan juara kelas menengah IBF, IBO, dan WBC itu.

Dalam pertemuan pertama pada September 2017 lalu, pertarungan berakhir dengan hasil imbang kontroversial. Satu juri memberi 118-110 untuk Canelo, 115-113 untuk Golovkin, dan imbang 114-114.

Kedua petinju sama-sama mengklaim sebagai pemenang. Canelo dan Golovkin juga sama-sama bertekad untuk meraih kemenangan knock-outuntuk meraih kemenangan meyakinkan. Kedua petinju akan bertemu lagi pada 15 September mendatang.

Dan Ward, yang sebelumnya dikenal sebagai petinju pound-for-poundterbaik sebelum pensiun, yakin Canelo, 28, yang keluar sebagai pemenang kali ini. Laga ulang ini rencananya digelar 5 Mei lalu namun dibatalkan karena pada Februari, Canelo diketahui megonsumsi zat terlarang di tubuhnya. Dalam dua kali tes, di dalam tubuhnya ditemukan Clenbuterol.

Partai ulang ini pun akhirnya diundur menjadi 15 September. “Ini pertarungan jadi Anda tak akan tahu apa yang akan terjadi tetapi yang jelas laga pertama berlangsung sangat ketat,” kata Ward kepada stasiun televisi ESPNdalam acara Get Up!

“Dalam sejarahnya, petinju yang bisa berbuat lebih banyak dan memiliki banyak trik di otaknya akan tampil lebih bagus dalam laga ulang,” tutur Ward yang memiliki rekor 32 menang, 16 di antaranya dengan KO dan tak pernah kalah ini.

“Saya kira Canelo memiliki keuntungan kali ini. Menurut saya Golovkin mulai sedikit menua. Dia berusia 36 tahun, dia sudah lama menjadi petinju,” papar Ward yang meraih emas tinju kelas ringan pada Olimpiade di Athena pada 2004 ini.

“Saya kira Canelo akan membuat penyesuaian, menunjukkan dirinya sebagai petinju yang berbeda dan kemungkinan bakal lebih sering melontarkan pukulan,” papar petinju bergaya ortodoks ini.

Ward yang kini berusia 34 tahun itu juga berkomentar soal doping yang dituduhkan kepada Canelo. Dalam sidang dengan Komisi Atletik Nevada, Canelo mengaku terkontaminasi zat terlarang itu karena mengonsumsi daging yang salah.

Ward pun tertawa terbahak-bahak saat membahas alasan Canelo terkontaminasi clenbuterol. “Saya kira ini hal yang rumit. Ini tudingan yang berat terhadap seseorang,” petinju yang pensiun pada 2017 itu menambahkan. “Ini menunjukkan dia bersalah. Ini terjadi karena salahnya. Dia memang memilikinya, itu sebabnya dia mendapatkan serangan yang dia dapatkan,” katanya.

“Saya sangat sensitif kepada hal-hal seperti itu. Saya memiliki pendapat saya sendiri. Saya memilih menghindar daripada terlibat,” imbuhnya.