Amir Khan Ingin Sapu Bersih Gelar Di Kelas Welter

Amir Khan Ingin Sapu Bersih Gelar Di Kelas Welter

Berita Tinju: Mantan petinju juara dunia asal Inggris, Amir Khan, ingin kembali menjadi penguasa kelas welter, sebagai langkah pertamanya, Khan akan bertarung pada tanggal 21 April 2018 di Echo Arena kota Liverpool.

Khan telah menandatangani kontrak dengan perusahaan milik Eddie Hearn, Matchroom. Kontrak tersebut akan berlangsung untuk tiga pertarungan dan niatan Khan sudah jelas yaitu meraih gelar juara dunia dalam tiga pertarungan tersebut.

Petinju dengan julukan “King” ini sudah absen dari atas ring tinju selama hampir dua tahun. Terakhir kali dia bertarung adalah pada Mei 2016, saat itu dia meloncat ke kelas menengah junior untuk menghadapi Saul “Canelo” Alvarez. Pada pertarungan tersebut Khan akhirnya kalah KO.

Meski pernah bertarung di kelas menengah junior Khan menegaskan dirinya akan fokus bertarung di kelas welter dan dia sudah mengincar untuk menjadi petinju terbaik di kelas tersebut.

“Saya adalah petinju kelas welter. Di sinilah saya bisa mendapat gelar juara dunia dan saya menginginkan semua sabuk tersebut. Saya telah memenangkan gelar-gelar di kelas welter ringan dan tujuan saya adalah menjadi juara dunia di dua kelas berbeda,” kata Khan kepada Boxing News.

Tentu tujuan Khan tersebut akan mendapat rintangan yang sulit dari para petinju juara di kelas welter. Saat ini kelas welter dikuasai oleh Keith Thurman yang memegang gelar WBA dan WBC, Jeff Horn yang menjadi juara WBO dan Errol Spence sebagai juara IBF.

Alasan lamanya Khan absen dari atas ring adalah untuk penyembuhan cedera tangan yang telah lama mengganggu karirnya. Dia menjalani beberapa operasi untuk menyembuhkan cederanya tersebut dan harus menepi sejenak dari gim dan ring tinju. Tetapi saat ini cederanya tersebut sudah sepenuhnya sembuh.

“Saya pikir tangan saya akan baik-baik saja, tetapi saya agak cemas terhadap kondisi tangan saya. Kegelisahan tidak akan membuat saya jatuh, saya tidak akan membiarkan kegelisahan mempengaruhi saya,” tutur Khan.

“Saya telah memukul samsak dengan tangan saya dan terasa jauh lebih baik dari sebelumnya. Tetapi ini semua juga persoalan psikologis bukan? Mereka tiga kali mengoperasi tangan saya. Ini saatnya untuk naik ring dan mencobanya. Tetapi saya tahu, meskipun tangan saya akan patah, saya akan tetap bertarung, saya akan bertarung walau kesakitan,” tutup Khan.